Anggota DPR RI Obon Hadiri Vaksinasi di Omah Buruh

Berita, Daerah349 Dilihat

Proaksinews, Kab. Bekasi — Seribu buruh dari berbagai kawasan industri di Kabupaten Bekasi di lakukan vaksinasi oleh Porkopinda Kabupaten Bekasi di omah buruh, vaksinasi yang di lakukan ini adalah kerjasama dan inisiatif bareng yang digagas oleh anggota DPR RI Obon dan Porkopinda (Kamis, 29/07/2021).

Suasana omah buruh nampak di padati para buruh yang hendak melakukan vaksinasi oleh petugas kesehatan dan relawan, dalam vaksinasi tersebut nampak di hadiri anggota DPR RI Obon Tabroni dan unsur Porkopinda Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA
Penjual Obat Dengan Harga Tinggi, Polres Metro Bekasi Mengamkan Dua Apotik

Wakil ketua gugus Covid-19 Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan kegiatan vaksin ini bertujuan supaya penyebaran wabah ini bisa dimaksimalkan. “Maka sentralisasi vaksin buruh bisa dilaksanakan di rumah buruh supaya lebih terkoordinir dengan baik dan bisa mewujudkan serta mencapai target yang kita harapkan,” paparnya.

Sementara, anggota DPR RI Obon Traboni di tempat yang sama mengatakan karena kondisi pademi seperti ini ada beberapa Perusahaan yang perduli dan ada juga Perusahaan yang tidak begitu perduli. “Terhadap Perusahaan yang tidak begitu perduli kita siapkan vaksin di rumah buruh ini supaya para pekerja bisa datang silih berganti dan mudah mencari tempatnya. Seperti siff 1 bisa langsung kesini dan saling bergantian,” kata Obon.

BACA JUGA :
Menjamin Ketersediaan Pangan, Pemkot Tebing Tinggi Melakukan MoU dengan Perum Bulog

Lanjut ia katakan, target awal vaksin di tempat buruh ini adalah 1.000 tapi karena antusias peserta bertambah jadi kita bulatkan 1.500. “Sebetulnya antusias peserta sebetulnya banyak cuma persoalannya informasi sama tempat jadi hari ini kita batasi segitu dulu. Ini buktinya banyak banget peminatnya cuma kekurangan di sistemya saja, kekurangan server sistem itu peserta membludak tapi waktu pengimputan lebih dari 2 menit karena target kita 1 menit, jadi disini menggunakan 30 komputer tapi karena jaringan diatas yang lambat jadi menghambat di sistem kami target 1500 hari ini sampai jam 4 sore,” ungkap Obon.

Sebetulnya vaksin ini, kata dia, terjadwal dengan sistem perkelompok tapi karena antusias jadinya sebelum vaksin di buka peserta sudah datang memenuhi lokasi. “Jadi dengan sistem ini kita bisa mengurai penumpukan peserta dan terkontrol dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA :
Bebaskan Virus Corona di Kecamatan Sumur, Satgasus Covid 19 Terus Lakukan Giat Operasi Yustisi

Menanggapi isu yang mencuat, kalau karyawan yang tidak tervaksin dipersulit bahkan dikeluarkan. “Tidak benar itu dan tidak ada sanksi itu, cuma banyak yang masih tidak mau atau malas untuk divaksin jadi tidak ada PHK buat karyawan bila tidak divaksin,” ungkap Obon.

Lanjutnya, usia peserta vaksin hari ini sesuai dengan peraturan saja yaitu antara 17 sampai 60 tahun buat mendapatkan vaksin. “Kondisinya terserah dengan mereka kalau memang tidak memungkinkan divaksin akan di munta pulang dan tidak ada paksaan. Karena tidak mau mengambil resiko kalau terlalu dipaksakan semua sesuai dengan aturannya,” katanya.

BACA JUGA :
PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Distribusi Makanan untuk Pasien Isoman

Kegiatan hari ini, masih kata Obon, baru trial saja kemungkinan akan terus dilakukan kalau antusias perserta semakin meningkat, dan banyak Perusahaan yang tidak mau bertanggung jawab. “Kita bikin kegiatan terus meneruskan disini tempatnya ngga menyewa jadi bebas saja,” lanjut Obon.

Sementara Jubir satgas Covid dr Alamsyah mengatakan vaksinasi buruh ada dua skema, skema gotong royong sudah diselenggarakan sebelumnya beberapa kali, selanjutnya vaksin skema program ini secara terpusat. “Walaupun ditempat lain sudah dilaksanakan. tapi tidak terpusat seperti ini. Nanti ada titik lagi, jika ini berhasil nanti akan dilaksanakan di titik lain. Sudah dibahas dengan pak Obon sudah diniatkan sasarannya beberapa, dan kapan nanti akan dilaksanakan lagi,” papar Dr. Alamsyah.

BACA JUGA :
Pj Bupati Bekasi Tugaskan SKPD Jadi LO di Kecamatan Tanggulagi Covid-19

Secara global, lanjutnya, untuk dosis satu mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, remaja lansia , masyarakat umum sudah tervaksinasi 350 ribu, disisa dua 120 ribu total 470 ribu. “Angka ini sekitar 20 persen 19,18 persen dari target sasaran yaitu sebanyak 2.413.974 jiwa, di Kabupaten Bekasi.

Kalau dilihat, kata dia, sampai hari ini memang masih rendah 20 persen kita akan bergerak lebih cepat vaksinasi ini lagi agar diakhir Desember minimal target 80 persen untuk mencapai Herd Immunity. “Ada beberapa, yang pertama awal awal itu masyarakat kita masih menolak ,kalau diperhatikan launching vaksinasi ini kan bulan February sampai mei itu masyarakat menolak dan takut, dan tidak percaya fase pertama, nah bulan mei makin banyak yang percaya sehingga yang rendah sekitar 20 persen tercatat pada Mei Juli ini,” tegasnya.

BACA JUGA :
Pemkab Bekasi Berlakukan PPKM Level-4 hingga 2 Agustus 2021

Menanggapi antusiasnya parah buruh yang akan di vaksiansi Wakil Ketua Gugus Covid 19, Kombespol Hendra Gunawan, berencana akan menjadikan para buruh yang saat ini akan di vaksinasi untuk di jadikan relawan vaksin di tempat perusahaan para karyawan bekerja.

“Dengan antusiasnya para buruh yang saat ini melakukan vaksinasi, kami berencana akan menjadikan para buruh sebagai relawan vaksin di tempat perusahaan bekerja para buruh di tempat tersebut,” tandes Hendra Gunawan.

Sementara vaksinasi yang di lakukan di omah buruh dapat berjalan dengan kondusif dan dan lancar, petugas juga untuk menghindari kerumunan meminta para buruh untuk selalu mengedepankan prokol kesehatan (prokes). (H. Oji)

Komentar