Bappeda Kabupaten Bekasi Ajak Dunia Usaha Berperan Aktif Atasi Pandemi Covid-19

Umum384 Dilihat

ProaksiNews, Cikarang – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi mengajak dunia usaha untuk bisa berperan dalam menanggulangi pandemi Covid-19 yang kini sedang melanda Indonesia bahkan dunia.

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, dunia usaha bisa bersama-sama bahu membahu mengatasi masalah Covid-19. Sebab, permasalahan pandemi yang dihadapi saat ini bukanlah semata-mata tugas dan beban Pemerintah saja akan tetapi semua lini harus ikut membantu penanganannya.

“Untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi akan lebih optimal apabila semua pihak ikut memberikan kepedulian untuk membantu sesama, khususnya warga yang terpapar virus Covid-19,” ujarnya.

Dengan kerjasama semua aspek stackholder, baik itu pemerintah, swasta, para pengusaha dan masyarakat akan mempercepat pemutusan mata rantai covid-19.

“Ya, bukan hanya kewajiban pemerintah daerah saja, tapi semua harus terlibat, baik dari unsur pemerintah, swasta, para pengusaha atau dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat,” kata Dedy Supriyadi.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan dunia usaha yakni dengan ikut beperan aktif dalam percepatan penurunan kasus Covid-19 melalui program kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Dedy mengatakan, sudah ada beberapa perusahaan yang menjalankan program CSR dengan memberikan bantuan untuk penanganan Covid-19 kepada Pemkab Bekasi. Seperti PT Cikarang Listrindo yang memberikan bantuan pada Jumat (9/07/2021).

Menurut Dedy Supriyadi, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat Kabupaten Bekasi sudah seharusnya menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Termasuk di lingkungan dunia usaha.

“Memakai masker sangatlah penting. Selain itu, menjaga jarak dan rajin cuci tangan. Itu harus dilakukan setiap hari. Di tempat kerja juga harus terapkan protokol kesehatan. Jangan sampai lengah,” terangnya.

Pada bantuan tersebut Cikarang Listrindo memberikan lima unit ventilator, tujuh unit alat bantu pernafasan HFNC dan obat-obatan yang diserahkan kepada RSUD Kabupaten Bekasi. Total bantuan CSR senilai Rp3,8 miliar.

Selain protokol kesehatan, berpikir positif juga sangat diperlukan. Agar daya tahan tubuh meningkat dan tidak mudah terserang penyakit.

“Untuk itu sangat penting memberi dukungan, semangat dan motivasi. Baik untuk diri sendiri maupun orang-orang terdekat,” imbuh Dedy. ADV.

Komentar