Bappeda Kabupaten Bekasi Gelar Sosialisasi RAD Kepemudaan

Umum473 Dilihat

ProaksiNews, Cikarang – Badan Perancanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi menggelar sosialisasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan.

Kegiatan yang digelar, Jumat (29/10/2021) di Hotel Sahit, Lippo Cikarang tersebut dalam rangka sinkronisasi RAD Pelayanan Kepemudaan bersama lintas sektor, khususnya sektor pemerintah daerah. Badan Perancanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi melalui Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia.

Selain itu, rapat dan sosialisasi persiapan Rencana Aksi Daerah (RAD) tersebut juga diikuti Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bekasi beserta jajarannya untuk menampung masukan dan saran.

Kegiatan itu mengangkat tema “Sinergitas Kepemudaan Dalam Rangka Meningkatkan Pemahaman dan Implementasi Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kabupaten Bekasi Tahun 2021”.

Peserta RAT Kepemudaan yang digelar Bappeda Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Intan Komala mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menampung gagasan dan masukan dari berbagai pihak sebelum dirumuskan menjadi RAD.

“Jadi kita sinergikan untuk mencapai rumusan RAD yang terbaik. Dengan tujuan agar Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) kita dapat meningkat,” kata Intan Komala.

Dikatakan Intan, program tersebut akan menjadi program kerja Bappeda Kabupaten Bekasi dengan menyentuh beberapa domain yang menjadi tolok ukur Indeks Pembangunan Kepemudaan (IPP).

“IPP adalah sebuah indikator capaian-capaian kepemudaan di lima bidang dasar yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan kerja dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi,” ujarnya.

Sementara Kepala Sub Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Zulfiah mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bekasi.

Zulfiah menambahkan, diharapkan kegiatan yang baru dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat dapat mengahasilkan formulasi yang tepat sasaran sehinggan menjadi Rolemodel bagi kota lainnya.

“Kita harapkan adalah menggali potensi-potensi anak-anak muda di Kabupaten Bekasi dimana harus ada kolaborasi antara perangkat daerah dengan unsur lainnya,” imbuh Zulfiah.

Dengan demikian, ungkap Zulfiah menambahkan, kegiatan yang pertama kali dilakukan oleh Kabupaten/Kota di Jawa Barat tersebut dapat menghasilkan formulasi yang tepat sasaran sehingga menjadi role model bagi kabupaten dan kota lainnya.

“Kami akan membuat road map untuk kegiatan-kegiatan kepemudaan yang akan dilakukan kepala perangkat daerah untuk mendukung program Indeks Pembangunan Pemuda di Kabupaten Bekasi,” ucapnya. Cha.

Komentar