BPBD Kota Bekasi Himbau Masyarakat Waspada Bencana Banjir dan Longsor 

Umum278 Dilihat

ProNews, Kota Bekasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menghimbau masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi bencana banjir dan longsor pada musim penghujan.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Harian Kepala BPBD Kota Bekasi, Agus Harpa kepada awak media, Jumat (16/10/2020).

Agus Harpa berharap, agar RW Siaga, Pemuda Tanggap Bencana, dan Kelurahan Tangguh Bencana bisa berperan aktif bila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk evakuasi warga yang terdampak bencana banjir dengan memprioritaskan evakuasi terhadap orang tua, anak-anak dan wanita.

“Kita berharap, RW siaga, pemuda tanggap darurat, dan kelurahan tangguh bencana berperan aktif di musim penghujan,” ujar Agus.

Dikatakan Agus, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui BPBD juga akan siap siaga membatu warga yang membutuhkan bantuan saat bencana tersebut terjadi walaupun dengan SDM dan sarana prasarana yang belum mencukupi.

“Para personil dan perahu karet disiagakan di 12 kecamatan yang ada. Dapur umum darurat juga sedia saat dibutuhkan,” kata Agus Harpa.

Sebagai deteksi dini banjir, BPBD Kota Bekasi bersama stakeholder terkait memantau 24 jam perbatasan termasuk di 5 titik pantau Kali Bekasi. Ini penting dilakukan sebab banjir terjadi diwilayah perumahan yang berada di sekitar aliran Kali Bekasi.

Nantinya saat ketinggian air sudah mulai tinggi, dapat segera diinformasikan ke masyarakat agar siaga. Warga bisa memanfaatkan waktu mengamankan seperti, surat berharga, perhiasan dan uang selain itu agar cepat mengevakuasi diri.

“Informasi dari titik pantau cepat tersampaikan. Rata-rata bila hujan terjadi di hulu, 2-3 jam air kiriman datang. Ini ada jeda waktu masyarakat untuk berbenah diri,” kata Agus Harpa.

Menurut Agus, siapapun tidak menginginkan bencana terjadi seperti bencana darurat Covid-19 yang harus kita tangani bersama. Namun, bencana banjir dan longsor juga menjadi perhatian kita untuk sedini mungkin diantisipasi agar tidak terjadi.

“Saya mengimbau warga untuk tidak membuang sampah di kali, agar air kali tidak terhambat. Dan rajin mengecek drainase saluran lingkungan sekitar untuk diangkut sedimentasinya,” imbuhnya.

Selain itu, ungkap Agus menambahkan, tidak kalah penting untuk meningkatkan kerjasama dengan semua unsur guna memudahkan komunikasi dan kordinasi pada saat datang bencana.

“Lingkungan turut membantu proses penyelesaian, sehingga masyarakat merasa aman dan terbantu,” ucap Agus Harpa.

BPBD Kota Bekasi menyiapkan sarana pengaduan melalui Call Centernya di nomor 081283957877. cha/hms.

Komentar