oleh

Kapolri Cerdas Memenage Kasus Polisi Tembak Polisi

Penulis: Muhammad Chaidir – Redaktur Eksekutif ProaksiNews.

ProaksiNews, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terlihat menunjukkan sikap tenang saat bicara di depan kamera awak media, sikap dan kalimat yang keluar dari ucapannya juga selalu terlihat rapi dan berkualitas menunjukkan kata-kata yang dikeluarkan benar-benar dari hasil kinerja institusi yang dipimpin.

Sikap dan kematangan Jenderal Listyo Sigit Prabowo seolah berkata silahkan  bicara karena hak bicara ada pada setiap orang. Semoga dari pembicaraan –pembicaraan tersebut timbul sinyal untuk menunjukkan dan memudahkan terbukanya persoalan yang sedang terjadi sekaligus membuka sikap para personil dalam menjalankan tugas yang di amanhkan padanya.

Karakter seorang pemimpin yang cerdas, berani, dan mengayomi terlihat nyata ditunjukkan Kapolri dalam menyikapi persoalan polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri. Bukti kecerdasan yang ditunjukkan Kapolri, jauh sebelumnya telah dikatakan di depan publik  dengan mengungkapkan “BILA TIDAK MAMPU POTONG EKOR, KEPALA YANG SAYA POTONG”.

Sesungguhnya, sesorang pemimpin yang baik, cerdas, berani dan memiliki jiwa mengayomi. Hal terlihat, bahwa Kapolri pasti bener benar fokus pada tugas intistusi yang dia pimpin, karena kefokusan tersebut Kapolri sangat mengenal, mengerti dan memahami pergerakan serta karakter setiap orang yang dipimpinnya, dengan sudah memahami hal –hal yang sudah, sedang dan akan terjadi di depan, sehingga dikeluarkan sinyal dengan kalimat tersebut diatas.

Makna dari  kalimat tersebut, sesungguhnya sangatlah luas dan bukan asal diucapkan, tetapi karena banyaknya pengetahuan serta pengalaman yang dimilki dalam perjalanan tugas yang sudah dilewati. Dan tingginya rasa kebapaan (kepemimpinan yang baik, cerdas, berani dan mengayomi) dalam diri Kapolri.

Sift bapak yang baik yang ada dalam hati dan pikiran tersebut, tentu tidak bisa dipahami semua orang, maka diucapkan dengan kata-kata yang jelas dan tegas. Itulah bukti bahwa Kapolri menginginkan hal yang baik pada institusi dan  anak-anaknya. Pada aspek lain, Jenderal Sigit juga pasti menyadari dalam kepemimpinannya sebagai Kapolri akan tercatat dalam sejarah.

Sinyal profesionalisme telah nyata ditunjukkan, mulai dari sipat baik seorang bapak, kecerdasan mengayomi sebagai pemimpin, ucapan tegas yang bernilai  jiwa yang berani, dan efek pada diri, keluarga dan catatan negara yang akan tertulis tentu disadari.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pasti akan membongkar semua masalah tersebut sampai tuntas, bahkan dipercaya kepolisian Negara republic Indonesia ini kedepan akan lebih kompak, sinerji, lebih sadar, dan akhirnya akan lebih banyak prestasi yang akan diperoleh.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terlihat masih banyak berpikir dan terlihat seperti diam. Ini sesunguhnya Kapolri  bukan tidak menguasai persoalan yang sedang terjadi, tetapi sedang ménage menyiapkan badai yang akan menyapu  bersih oknum –oknum yang bodoh, bandel,sl serakah dan  belum mencintai Negara Kesatuan Republic Indonesia dengan Jiwa Raganya. *

Komentar