oleh

Kemenparekraf Apresiasi Aplikasi BEBELI Milik Pemkab Bekasi

ProaksiNews, Cikarang – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memberikan apresiasi terhadap terobosan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang meluncurkan Aplikasi Bekasi Berani Beli (Bebeli) sebagai bentuk dukungan dalam memajukan para pelaku usaha di sektor UMKM.

Demikian diungkapkan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf RI, Henki Hotma Parlindungan Manurung di acara Sosialisasi Pelayanan Perizinan Berusaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko yang digelar di Primebiz Hotel, Cikarang Selatan, Selasa, (02/08/2022).

Menurut Henki Hotma Parlindungan Manurung, Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang memiliki potensi besar dengan adanya 11 kawasan industri, dimana para pekerja pasti membutuhkan produk ekonomi kreatif yang dibuat pelaku UMKM.

“Aplikasi Bebeli ini bagus, karena kami yang dari pusat, dari Jakarta dari manapun, kalau ada di Kabupaten Bekasi tinggal lihat Bebeli untuk membeli seminar kit, konsumsi tidak perlu lagi diambil dari Jakarta. Seperti juga batik khas Kabupaten Bekasi itu sangat keren,” ucap Henki.

Acara sosialisasi tersebut dibuka oleh Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda dan dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Asda 2) Setda Kabupaten Bekasi, Abdur Rofiq dan Kepala Dinas Pariwisata Encep S Jaya.

Hengki mengatakan, kegiatan sosialisasi ini, sejalan dengan program Bebeli, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo, untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku UMKM, untuk mendapatkan Nomor Izin Berusaha (NIB), karenakan kedepannya setiap pelaku usaha di semua kelas wajib memiliki NIB untuk memulai usaha.

“Hal ini harus dibangun dari awal, untuk menjadi sebuah kesadaran, karena setelah NIB didapat mereka bisa mulai beroperasi, membuka usaha apapun usahanya termasuk sektor ekonomi kreatif,” kata Henki.

Dengan memiliki NIB terangnya, para pelaku usaha akan mendapatkan beberapa kemudahan baik dari sisi pembiayaan maupun pengembangan usaha.

“Ke depannya akan memberikan kemudahan dari sisi pembiayaan, atau mereka mau upskilling, terus masuk ke dalam sistem digital seperti sekarang,” ujarnya.

Dia berharap, masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya generasi muda, dapat merasakan hasil pembangunan dan berperan aktif di dalamnya, serta mendorong kepada generasi muda untuk melakukan terobosan di sektor ekonomi dan entrepreneurship.

“Kami harapkan generasi muda dapat bangkit dan menjadi pelaku usaha ekonomi kreatif. Kami siap menjadi partner, untuk mendukung pembangunan ekonomi kreatif di Kabupaten Bekasi,” imbuhnya. Cha.

Komentar