PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Menolak Impor Beras

Politik396 Dilihat

ProaksiNews, Cikarang – DPRD Kabupaten Bekasi menolak rencana pemerintah untuk impor beras. Pasalnya, impor beras bisa mengancam produksi petani di daerah, yang menjadi salah satu lumbung padi nasional itu.

Apalagi, kata Wakil Ketua DPRD Kab Bekasi, Soleman menambahkan, Kabupaten Bekasi merupakan salahsatu daerah produksi beras, sehingga hal itu bisa berdampak terhadap para petani.

“Saya sebagai DPRD Kabupaten Bekasi menolak rencana impor beras. Karena hal ini sangat merugikan petani,” kata Soleman, Jumat (26/3/3/2021).

Soleman mengatakan, penolakan impor beras tersebut sebagai bentuk proteksi kepada petani, yang selama ini selalu merugi akibat anjloknya harga gabah dan naiknya harga pupuk. Apalagi, Kabupaten Bekasi belakangan ini juga, ada yang sudah selesai panen dan masih tanam merugi akibat banjir.

“Kabupaten Bekasi sebagai salah satu lumbung padi nasional, tentu sangat menentang adanya rencana impor beras, karena bisa merusak harga di tingkat petani,” ujarnya.

“Produksi padi kita sudah surplus, kalau ditambah masuknya beras impor akan sangat berdampak bagi petani,” tambah pria berkacamata tersebut.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi ini, pemerintah seharusnya lebih baik menyerap beras milik petani, yang saat ini harganya sedang turun. “Kenapa tidak ditingkatkan pada pengadaan, sehingga impornya kita kurangi,” tandasnya. Cha.

Komentar