Dari Bekasi ke Makkah, Langkah Tri Adhianto Dimulai dari Manasik

Pemerintahan3 Dilihat

Kota Bekasi, Proaksinews – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi masuk dalam kelompok terbang (Kloter) 25 dan akan menunaikan ibadah haji 2026 bersama sang istri. Menjelang keberangkatan, ia mengikuti manasik haji yang digelar di SMA Muhammadiyah 9 Kota Bekasi sebagai bagian dari pemantapan kesiapan fisik dan spiritual.

Manasik haji yang diikuti ratusan calon jemaah ini tidak sekadar seremoni. Kegiatan dikemas intensif dan aplikatif, mulai dari senam kesehatan, jalan bersama, hingga simulasi langsung rangkaian ibadah seperti tawaf dan sa’i. Pola ini dinilai penting untuk memastikan jemaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi kondisi riil di Tanah Suci.

Di tengah antusiasme peserta, Tri Adhianto menegaskan bahwa kualitas pelaksanaan haji Indonesia harus terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia menyoroti pentingnya kesiapan menyeluruh, terutama dalam menghadapi tantangan fisik, cuaca ekstrem, dan kepadatan jemaah.

“Ini bukan sekadar perjalanan biasa. Haji adalah ujian fisik sekaligus spiritual. Persiapan yang matang menjadi kunci agar ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa jemaah haji Indonesia membawa identitas bangsa. Karena itu, disiplin, ketertiban, dan solidaritas menjadi nilai yang tidak bisa ditawar selama berada di Arab Saudi.

Pernyataan tersebut menjadi relevan mengingat setiap tahun, penyelenggaraan haji selalu menghadapi tantangan kompleks, mulai dari logistik, kesehatan jemaah, hingga manajemen kerumunan. Dalam konteks ini, manasik tidak hanya menjadi ritual persiapan, tetapi juga instrumen edukasi massal bagi calon jemaah.

Tri Adhianto juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sejak sebelum keberangkatan. Ia menilai, banyak kasus jemaah yang mengalami kendala di Tanah Suci akibat kurangnya kesiapan fisik.

“Jaga kesehatan, perbanyak ibadah, dan saling membantu. Di sana, kebersamaan menjadi kekuatan utama,” katanya.

Berdasarkan jadwal, seluruh jemaah Kloter 25 akan mulai masuk asrama haji pada 17 Mei 2026 sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Tahapan ini menjadi fase krusial untuk memastikan seluruh dokumen, kesehatan, dan kesiapan administrasi jemaah dalam kondisi optimal.

Menutup pernyataannya, Tri Adhianto berharap seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Tuti.S).

Komentar