BPBD Bekasi Salurkan 19 Juta Liter Air ke 59 Desa

Pemerintahan5 Dilihat

Jakarta, Proaksinews – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis mengatakan, meski hujan sempat turun beberapa kali di wilayah Kabupaten Bekasi, namun dampaknya terhadap pengurangan wilayah kekeringan belum signifikan.

Karena itu, BPBD Kabupaten Bekasi hingga kini masih terus melakukan distribusi air bersih ke titik-titik yang membutuhkan berdasarkan permintaan masyarakat maupun laporan di lapangan.

“Intensitas curah hujan masih terbatas dan kondisi cuaca kembali panas dalam beberapa waktu terakhir,” kata Muchlis saat mendampingi Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menerima CNN Indonesia Awards 2026 di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Muchlis menyebutkan, pendistribusian air bersih ke wilayah kekeringan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat di masing-masing wilayah.

“BPBD membagi wilayah pelayanan berdasarkan area, agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif dan merata,” kata Muchlis

Muchlis berharap kondisi kemarau segera berakhir dan Kabupaten Bekasi memasuki musim penghujan secara normal.

“Harapan kami, bencana kekeringan ini segera berakhir. Namun, ketika memasuki musim penghujan, kami juga berharap tidak terjadi banjir,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi banjir, pemerintah daerah melalui dinas terkait terus melakukan berbagai langkah, termasuk normalisasi sungai dan pembersihan sampah di berbagai wilayah.

Terkait penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 yang diraih Pemkab Bekasi, Muchlis mengatakan, hal tersebut menjadi motivasi bagi jajaran BPBD untuk terus meningkatkan mitigasi dan kolaborasi dalam penanggulangan bencana secara terpadu.

Menurutnya, penanganan kekeringan pada musim kemarau 2026 membutuhkan kerja sama berbagai pihak mengingat dampaknya cukup luas dan dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Pada musim kemarau tahun ini, kami berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, TNI, Polri, PMI, PDAM, dunia usaha hingga unsur relawan,” ujar Muchlis.

Berdasarkan data terbaru, hingga 5 November 2026, BPBD Kabupaten Bekasi bersama stakeholder telah mendistribusikan lebih dari 19 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di 59 desa yang tersebar di 15 kecamatan. (T.S).

Komentar